Doa-doa di Atas Bantal


1.

Jauhkan perawan-perawan dari para pemetik bunga:

biar mereka gugur nanti

dibujuk layu matahari

perlahan, hati-hati.

2.

Padatkan hati sang induk seperti rapat bata:

jangan uapkan

jangan cairkan

jangan uraikan.

3.

Sematkan guna-guna dalam tulang muda:

biar berdiri sendiri

biar berlari sendiri

biar mengaduh sendiri.

4.

Sempatkan kami mereguk suka-suka dalam kematian rindu-dendam,

matikan seperti tak akan hidup lagi;

matikan seperti kami suatu hari;

matikan seperti pandirMu yang mengeringkan tawa, sesekali.

Andi Gunawan, Juni 2010

  1. selamat atas ‘rumah’ barunya😀

  2. Keren. Puisi bagus, kawan.
    Komentar pertamakah?
    Salam

    • Terima kasih untuk komentar keduanya🙂
      Sering-sering mampir yaa. Hehe

  3. puisi yang bagus,,, lam kenal

  4. hadeeeh, kerennya sajak ini…🙂

    • Bintang ‘B’ Pradipta (Abi)
    • February 19th, 2011

    KEREN.😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: