Beda


Seperti biasa, Jarwo selalu bercerita banyak hal setiap kali ada kesempatan bertemu Kodrat. Kali ini tentang Lani, gadis tetangga yang ditaksirnya.

“Gue bingung, Drat. Lani tarik ulur gue melulu. Kadang dia perhatian banget, tapi ngga jarang dia nyuekin gue.”

“Udahlah, ngga usah dipaksain. Lo sama Lani tuh beda keyakinan, Wo.”

“Beda gimana? Kita seagama kok, sesuku juga.”

“Jelas bedanya. Lo yakin lo suka sama Lani tapi Lani ngga yakin suka sama lo.”

“Sial! Gue kira lo serius.”

“Gue serius kok. Sejak kapan keyakinan cuma sebatas agama?”

Jarwo tak menjawab. Kodrat senyum-senyum sendiri disampingnya mengingat Jarwo sering bangun tidur setelah Subuh.

 

Depok, 2010

——————————

*Versi Bahasa Inggris tulisan ini berjudul “Different” menjadi salah satu dari 12 Top Rated English Category of Flash Fiction Challenge by Ubud Writers and Readers Festival 2010

  1. Reblogged this on yuzieswastika.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: