Patah Tiga


aku bertahan

di tengah ruang sempit yang kau berikan

di antara rasa-rasa yang singgah bertautan

entah mimpi atau aku buta kenyataan

 

aku akan bertahan

saat kalimatmu mulai mematikan langkahku

saat hatimu mulai terbagi dengannya denganku

aku rapuh tak tahu apa yang kau tuju

 

aku tetap bertahan

meski akhir itu nanti tetap datang

meski daun runtuh tak lagi setia pada sang dahan

karena hanya padaku nanti kau kembali pulang

 

[AG, Depok, Januari 2010]

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: