Supremasi Gusti


malam menjelma rasa tak terarah
sebentuk hangat yang entah, 
gairah gundah
.
kopi menjelma asam termasam
memaksaku beranjak melupakan malam
menggapaimu yang entah di mana: tenggelam
.
remang neon menjelma gelap terpekat
menyadarkanku dari harap yang sekarat
tentang dunia, Engkau, dan aku terikat
.
[AG, Depok, Januari 2011]
Advertisements
  1. sudah siang nih mas, ihiiiiiii

  2. tentang dunia, Engkau, dan aku teringat..

    aduh…manis sekali baris akhirnya.

  3. Keren Mas Puisinya…
    Malam memang selalu memberi inspirasi…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: