Jumat Petang di Jalan Sudirman


Jumat malam ramai sekali kepalaku ramai sekali: sibuk mengingat jalan yang pernah aku dan kamu lalui sebagai kita, membuatku pulang terlambat sebab lalulintas padat dan aku tersendat di persimpangan –tempat lenganmu melepaskan diri dari tubuhku yang mencintai warna-warni lampu dari gedung-gedung, serupa cahaya matamu: menawan dan terlalu tinggi.

Aku masih berjalan di trotoar.

Jakarta, September 2012

 

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: