Doa Sebelum Tidur


Kau baru saja bertamu ke rumahku ketika kutulis cacatan ini sebagai kesenangan yang jarang kujumpai dan semoga dapat terulang seperti luka sebelum hari ini–tumbuh kembali mirip ekor cicak terputus tanpa aba-aba.

Lalu tentang kopi yang tak pernah kau minum dan rokok yang tak pernah kau hisap akan menjadi kenangan untuk esok dan lusa bahwa aku gemar sekali menikmati perihal yang kau tak suka.

Kemudian di hari paling baik saat kau tak lagi bersama kekasih yang jauh dan seekor kecoa terbang mendekati kau, kau akan berlari ke balik punggungku saat aku sedang tidur siang tanpa merasa terganggu sebab siang-siang berikutnya akan merupa siang paling teduh yang pernah ada meski belum tentu ada.

(2013)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: