Ingin yang Angin


Aku ingin menjadi matahari. Menjadi yang pertama menyapamu dengan kehangatan setiap pagi. Hangat yang tak bisa kauhindari. Aku ingin menjadi air. Menjadi pembasuh setiap peluh lelahmu yang merindukan tenang petang. Rindu yang tak melulu dapat kupetik. Aku ingin menjadi angin. Menjadi pemeluk setia tanpa takut tatapan dingin ibu yang pemarah setiap malam. Marah yang tak mampu kita cegah.

Aku ingin menjadi apa saja—yang selalu kaupikirkan saat tak sedang memikirkanku.

Angin

  1. Reblogged this on Bercerita Rasa and commented:
    terima kasih sudah membuat saya selalu jatuh hati pada tiap tulisanmu, Ndigun.🙂

  2. Idih keren, saya suka tuh kayak gitu😀 biasa “Puitis” kunjungi juga ya blog saya di http://www.fifatah14.blogspot.com

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: