Posts Tagged ‘ Kau ’

Nyanyian Tuhan

seorang lelaki dari ibukota menemuiku di sebuah warung yang menjajakan kopi hitam paling muram dan puisi masam di atas panggung. dikenakannya topi rajut mirip paman petani –menutupi sebagian gimbal rambutnya, sebagian tebal isi kepalanya.

tak ada seorang pun terlahir menjadi petani di kota ini, bukan tak ada lahan subur tapi sebab tangan-tangan sibuk memupuk tinggi gedung dan hidung masing-masing, maka setiap orang hanya bisa menjadi buruh atau apa saja selain kehendaknya sendiri karena menjadi diri sendiri seringkali bikin peluh makin keruh.

lalu percakapan berpindah ke trotoar lebih terbuka masih dengan kopi muram semuram apa saja yang disebut benar. aku dan lelaki bertato tengkorak di kedua bahunya berbincang seperti kawan lama sedang melakukan reuni setelah jarak dan usia menjadi perihal paling malas dihitung dan melahirkan kesepakatan tentang keasingan yang lebih intim dari pertemuan tubuh-tubuh dan lebih mekar dari busung dada para saudagar.

kemudian malam tua dan memaksaku dan lelaki bertato tengkorak di kedua bahunya menamatkan pertemuan pertama yang mengguratkan epitaf dalam kepalaku bertuliskan nyanyian tuhan paling merdu; menerbitkan harapan purba tiba-tiba di dasar paling sembunyi tentang pertemuan kedua dan tato tengkorak ketiga setelah kematianku di bagian tubuhnya yang tak pernah kusentuh.

(2013)

Advertisements

Doa Sebelum Tidur

Kau baru saja bertamu ke rumahku ketika kutulis cacatan ini sebagai kesenangan yang jarang kujumpai dan semoga dapat terulang seperti luka sebelum hari ini–tumbuh kembali mirip ekor cicak terputus tanpa aba-aba.

Lalu tentang kopi yang tak pernah kau minum dan rokok yang tak pernah kau hisap akan menjadi kenangan untuk esok dan lusa bahwa aku gemar sekali menikmati perihal yang kau tak suka.

Kemudian di hari paling baik saat kau tak lagi bersama kekasih yang jauh dan seekor kecoa terbang mendekati kau, kau akan berlari ke balik punggungku saat aku sedang tidur siang tanpa merasa terganggu sebab siang-siang berikutnya akan merupa siang paling teduh yang pernah ada meski belum tentu ada.

(2013)